^_^ Selamat datang.Semoga sebuah karya yang sederhana ini bisa membawa manfaat untuk kita semua :)

Rabu, 24 Agustus 2011

Dari Confusius Untuk Indonesia

Seorang bijak,
Yang meninggalkan kebajikan,
Tidak harus dipandang sebagai seorang bijak lagi.

Seorang bijak yang sesungguhnya,
Meskipun pada saat mencari nafkah,
Tidak akan berbuat sesuatu yang bertentangan dengan kebajikan.

Dalam keadaan bahagia maupun susah, ia selalu melakukan kebenaran.
Dalam menghadapi bahaya sekalipun ia tidak akan takut,
Ia akan tetap memperhatikan kebajikan



( Confusius, 551SM - 479SM : Seorang guru dan juga seorang Filsuf sosial Tiongkok, karya - karya Falsafahnya selalu mengedepankan moralitas pribadi dan pemerintahan)

Untaian kalimat bijak diatas tadi adalah salah satu karya Confusius, yang secara sengaja ataupun tidak sengaja telah mengingatkan saya akan keadaan di negara kita Indonesia saat ini. Masalah - masalah besar datang silih berganti di Bumi Pertiwi ini. Andai saja para pejabat yang ada di negara ini mau berfikir positif dan berperilaku bijak seperti apa yang di ungkapkan Confusius, sudah barang tentu negara ini akan terhindar dari berbagai macam masalah besar. Dan dipastikan ga akan ada kasus besar seperti BLBI, Century, Gayus, Nazarudin, dll...

Output dari semua itu adalah Jumlah kemiskinan di Indonesia yang mencapai angka 31,02 juta (Data BPS per Maret 2010) berangsur - angsur akan berkurang, hingga terwujudnya ketahanan pangan, kemakmuran serta kesejahteraan rakyat Indonesia kian terjamin. Dan ketika semua itu terwujud, maka tidak akan kita dapati Headline berita tentang "Ruyati, TKW asal Indonesia dipancung di Arabsaudi" dan lain sebagainya di media Elektronik, Cetak maupun Online.

(dari berbagai sumber)

Rabu, 17 Agustus 2011

Hikmah Nuzulul Qur'an dibalut Semangat Nasionalisme

Al-Qur'an merupakan kumpulan firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup bagi umat manusia dalam menata kehidupan demi mencapai kebahagiaan lahir dan batin, baik di dunia ini maupun di akhirat nanti. Didalam keyakinan umat muslim, semua konsep yang berdasarkan Al Qur'an selalu relevan d

engan segala masalah / problem yang dihadapi manusia. Maka karena itulah Allah menurunkan Al Qur'an sebagai pedoman dan solusi guna mencari jalan keluar dari segalah masalah yang dihadapi manusia di dunia ini.

Semua isi kandungan Al-Quran itu adalah pasti benar adanya, dan tidak ada yang diragukan sedikitpun. Seperti firman Allah pada QS Al-Baqarah ayat ke-2 :







Seluruh umat muslim didunia meyakini bahwa pada setiap tanggal 17 Ramadhan adalah hari yang sangat istimewa karena pada tanggal tersebut Allah menurunkan Al-Quran ke Baitul Izzah. Dan dari Baitul Izzah itulah Al-Quran kemudian secara berangsur-angsur (bertahap) diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Namun peringatan Nuzulul Qur'an bagi umat muslim di Indonesia pada tahun ini lebih special dan kental dengan nuansa sejarah, dikarenakan peringatan Nuzulul Qur'an kali ini yang jatuh pada tanggal 17 Ramadhan 1432 H bertepatan pula dengan tanggal 17 Agustus 2011 M, peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia dengan kata lain adalah hari bersejarah bagi tonggak berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dimana 66 Tahun silam bangsa ini Memproklamasikan diri sebagai "Bangsa Yang Merdeka"

Artnya, bersamaan dengan peringatan HUT Republik Indonesia dan peringatan Nuzulul Qur'an pada tahun ini sudah barang tentu mengandung nilai-nilai tersendiri bagi keutuhan serta kedaulatan bangsa dan negara yang kita cintai ini. Terlebih bagi umat muslim di Indonesia, dapat di interprestasikan bahwa seluruh umat muslim di Indonesia (khususnya para elite politik dan elite penguasa/pemerintah) agar marilah secepatnya kita kembali merujuk kepada segala petunjuk Al-Qur'an dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bertanah air.

Semoga melalui momentum Nuzulul Qur'an dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, segala persoalan bangsa ini dapat segera teratasi, mendapatkan jalan petunjuk kepada jalan yang benar dan dibangkitkannya kembali semangat Nasionalisme Kebangsaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan melalui momentum Nuzulul Qur'an dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia semoga dibukakan kembali pintu hati para pemimpin negeri ini agar dapat berfikir dengan jernih, memimpin dengan baik bagi kesejahteraan rakyat Indonesia, bagi kemakmuran bumi pertiwi dan juga bagi Kedaulatan Negara Kesatuan Repiblik Indonesia.

Amin ya robbal'alamin...., MERDEKA...!!!!